Mahasiswa seperti apakah kamu..??!!
“Bila saya tidak berlebihan, anda (mahasiswa) ini adalah manusia Pilihan Tuhan yang mendapat tugas khusus sebagai agen Perubahan yang beroreantasi akhir menjadi pe'Mulia Peradaban bangsa masa depan ”.
--n h j k c--
Ada dua sikap yang berkembang pada diri setiap mahasiswa secara umum, ada kalanya cenderung ke arah Reaktif ada pula yang Proaktif. Ironisnya dewasa ini mahasiswa cenderung banyak menganut sikap “Reaktif” yang rentan akan keputus’asaanya menghadapi medan perang perkuliahan. Mahasiswa reaktif ini adalah manusia yang kebahagiaan, motivasi kuliah dan nilai dirinya sangat dipengaruhi oleh penyikapan orang lain pada dirinya, hidupnya sangat rentan akan ketidakbahagiaan mereka dikendalikan oleh penyikapan orang lain kepada dirinya. Jika mereka melaksanakan kewajiban sebagai mahasiswa, mereka tentunya berharap pada kondisi dimana orang lain memperlakukan diri mereka secara baik . Manusia reaktif tidak akan menemukan definisi kebahagiaan sebenarnya dalam hidup. Karena mereka memandang kebahagiaan dari segmentasi yang salah. Mereka melihat kebahagiaan adalah sesuatu yang datang dari luar kepada dirinya. Nyatanya kebahagiaan itu sendiri adalah sesuatu yang bisa mereka timbulkan dari dalam diri.
Faktanya, hal itu tidak mungkin dilakukan dalam waktu yang instan dan hal itu juga sifatnya sangat tidak stabil karena moed orang lain bisa saja berubah dari waktu ke waktu. manusia reaktif harus merubah dirnya menjadi manusia pro aktif bila tidak, maka mereka akan sengsara dalam perjalanan kuliahnya, bahkan seumur hidupnya. Manusia pro aktif adalah manusia yang merdeka dalam arti sebenarnya karena semangat mereka berasal dari dalam diri. mereka sangat tidak dipengaruhi oleh bagaimana perlakukan orang lain pada dirinya, entah orang lain berperilaku baik ataupun buruk pada mereka. Mereka lah yang mengendalikan emosi dan kehidupan mereka Kebahagiaan itu bisa mereka tentukan sendiri dan mereka aktifkan sendiri semau mereka .karena mereka menyadari bahwa KEBAHAGIAAN ITU PILIHAN .Pilihan yang bisa mereka tentukan sendiri.
Mahasiswa proaktif bukanlah mahasiswa yang cuek justru sebaliknya, karena mereka sudah merasa bahagia dari dalam mereka lah yang mengambil inisiatif pertama untuk menjalin hubungan baik dengan orang lain, yang pengertian dengan orang lain dia sadar bahwa sedang berhadapan dengan mahluk Allah yang bernama manusia yang memiliki sangat banyak sekali kekurangan. Jika ada orang lain yang berkelakuan buruk
maka mereka memaafkan dan melupakan begitu saja mereka tidak memasukkan kedalam hati karena hati mereka sudah penuh dengan kebahagiaan . Dan dahsyatnya adalah
mereka malah menjadi inisator dalam menjalin hubungan baik dengan orang yang berbuat buruk kepada dirinya tersebut. Mereka sangat menyayangi orang yang berkelakukan negatif pada dirinya. Sungguh mulia sekali manusia pro aktif ini.
Lantas pertanyaannya adalah bagaimana menjadi manusia pro aktif dalam arti yang sesuangguhnya.Apakah mungkin kita mempunyai spirit dari dalam ? Sementara lingkungan sangat besar pengaruhnya terhadap diri kita. Manusia pro aktif adalah manusia yang sadar bahwa sumber semangat dirinya adalah dengan mengingat Allah SWT setiap saat. Mereka menyerahkan hatinya sepenuhnya kepada sang pemilik hati. Yakni Allah.
Jadi putuskan sekarang juga apakah kamu mau menjadi manusia pro aktif atau menjadi manusia reaktif ?.
Iklan ada di sini
Komentar