Cabe-cabean..@@#!!?

Menanya(i) Zaman

Fenomena ini bukanlah akibat perkembangan Zaman, pun bukan tuntutan Zaman, Kata orang Inilah dia Cabe-cabean.

Banyak anak zaman sekarang sukanya Nongkrong dipinggir jalan, kedip sana kedip sini pasang mata jelalatan, Malam minggu pada pergi ke alun-alun kota dan main ke taman, katanya biar gak ketinggalan Zaman, padahal sampai sana mah cuma lewat sambil ngukurin jalan, eits yang baca gak boleh kelimpengan.

Lanjut ya, ini cabe-cabean Jalan lenggak lenggok kaya ayam kesemutan, ngakunya gaul tingkat setan , padahal setan gak Gaul-gaul kaya begituan. semua terbolak balik sudah seperti jemuran, ngakunya berpakaian tapi aurat diumbar sembarangan, kalau cabe sudah ketemu terong-terongan maka Maksiatpun mulai dipertontonkan, mulai dari pegangan, pelukan sampai yang kelewat batasan, katanya karena sayang, ini itu dikasi gratis tanpa ikatan pernikahan, Itu sayang apa mau hancurin masa depan, Lagian cabenya mau-mau aja dijadiin Eksperimen pelampiasan.

Padahal kalau ngakunya sayang beneran sih harusnya dijaga dengan penuh Iman. Jika belum ada ikatan Jangan pada deket-deketan, jangankan deket memandangpun harus ada batasan. Awas Jangan senggol-senggolan, nanti jadi kebablasan, kalau sudah ketahuan telat nyeselnya nggak karuan, boro-boro tersenyum kegirangan. Eh, malah mau cari jalan pintas naik jembatan pakai tali tambang.

Mumpung belum telat ayo pada tobat beneran, masa depan masih panjang, jangan mau atas nama cinta rela jadi jajanan, sekali lagi ini tulisan cuma buat sentilan, semoga bisa menjadi bahan renungan. kalau ada yang marah pasti ngedumel di belakang, tandanya lagi ngerasa kena sindiran,, awas nyangkut di lampu stopan, bukannya gaul malah dikira penampakan.



15 Agustus 2015
______________
Source : facebook

Iklan ada di sini

Komentar

Archive

Formulir Kontak

Kirim