Menjemput Cita-Ci(n)ta Mulia
Oleh : Muhammad Isrofi
Dari mengalirnya air sampai ia menetes dalam peraduan,
biarlah rasa ini mewujud sebuah do'a.
kalimat-kalimat yang kusampaikan adalah agar supaya dijaganya rasa ini mencapai separuh agama.
Untukmu, semoga ini menjadi fitrah terindah,
yang menghias ruang hati dalam cahaya kasih,
menjelajah tinggi membawa cinta dalam pucuk tertingginya,
meski tak kuketahui dibagian bumi mana dirimu berpijak.
kuserahkan pada-Nya.
Untuk membimbing kita mengarungi bahtera yang mewujud sakinah, mawadah, warohmah.
karena tak ingin hati memaksamu dengan sebuah hubungan semu,
karena mungkin saja, sejalannya waktu ia menjelma sebuah kepalsuan, bahkan mungkin berwujud budak hawa nafsu.
Menjagamu dalam do'a tentulah bukan hal yang kuno atau ketinggalan zaman,
bila itu adalah cara untuk sama-sama meluhurkan cinta.
karena kutahu, Dia-lah yang akan menjaga dan menyempurnakannya.
saat ini,
biarlah kupinang dirimu dalam barisan kalimat do'a,
untuk selalu meyakinkan-Nya, bahwa dirimu adalah do'a-do'a yang kupanjat,
yang akan merubah peradaban dalam atap kemuliaan.
Bersabarlah,
biarlah do'a ini yang selalu mendewasakan rasa,
untuk melatih rindu bersetia dengan ketulusan.
Bila memang telah saatnya,
akan datang waktu Sang maha cinta untuk mempersatukan,
menjadikanmu sah untukku dimata dunia juga akhiratnya.
bersiaplah untuk menjadi bidadari surga yang selalu setia dalam dua masa yang berbeda.
________________
Source : facebook
Dari mengalirnya air sampai ia menetes dalam peraduan,
biarlah rasa ini mewujud sebuah do'a.
kalimat-kalimat yang kusampaikan adalah agar supaya dijaganya rasa ini mencapai separuh agama.
Untukmu, semoga ini menjadi fitrah terindah,
yang menghias ruang hati dalam cahaya kasih,
menjelajah tinggi membawa cinta dalam pucuk tertingginya,
meski tak kuketahui dibagian bumi mana dirimu berpijak.
kuserahkan pada-Nya.
Untuk membimbing kita mengarungi bahtera yang mewujud sakinah, mawadah, warohmah.
karena tak ingin hati memaksamu dengan sebuah hubungan semu,
karena mungkin saja, sejalannya waktu ia menjelma sebuah kepalsuan, bahkan mungkin berwujud budak hawa nafsu.
Menjagamu dalam do'a tentulah bukan hal yang kuno atau ketinggalan zaman,
bila itu adalah cara untuk sama-sama meluhurkan cinta.
karena kutahu, Dia-lah yang akan menjaga dan menyempurnakannya.
saat ini,
biarlah kupinang dirimu dalam barisan kalimat do'a,
untuk selalu meyakinkan-Nya, bahwa dirimu adalah do'a-do'a yang kupanjat,
yang akan merubah peradaban dalam atap kemuliaan.
Bersabarlah,
biarlah do'a ini yang selalu mendewasakan rasa,
untuk melatih rindu bersetia dengan ketulusan.
Bila memang telah saatnya,
akan datang waktu Sang maha cinta untuk mempersatukan,
menjadikanmu sah untukku dimata dunia juga akhiratnya.
bersiaplah untuk menjadi bidadari surga yang selalu setia dalam dua masa yang berbeda.
________________
Source : facebook
Iklan ada di sini

Komentar