Self Awareness

   Mata Kuliah : Sinau Awak'e dewe 

Kebesaran yang  sesungguhnya  dari manusia terletak    di    dalam    kemampuanya mengendalikan ego nya, untuk   mencapai kemajuan   yang   abadi.   Jika tidak  demikian di dalam  kehidupan  yang sementara   ini,   ia adalah   yang   terlemah   dari segala   sesuatu yang   ada,  ia   menjadi   subyek dari    lapar, haus,   panas,    dingin    dan    duka cinta.     Hal-hal     yang     paling     menyenangkan baginya sering   berbahya   pula   baginya,   dan hal-hal yang   tidak disukai, seringkali justru bermanfaat baginya.





Terhadap   akal   pikiranya,   sedikit   kekacauan  saja   di   dalam   otaknya   sudah cukup   untuk   menghancurkan   atau   membuatnya   gila.   Terhadap   kekuatanya,   tali laba-laba   saja   sudah   cukup   untuk   menghilangkan   ketenangan   dan   membuatnya susah   tidur.   Terhadap   tabiatnya, ia   menjadi   marah   saat   kehilangan   uang   satu rupiah.   Terhadap    ketampananya,   ia   sebenarnya sesuatu   yang    memuakkan   yang tertutup  oleh  kulit   yang   baik.   Jika   tidak   sering   di   cuci,  maka  ia   akan  menjadi sesuatu   yang   buruk  dan  hina.

    Senyatanya,   manusia   di   dunia   ini   lemah   dan   tidak   berarti   sama   sekali. Hanya  di  dalam dunia  yang   berikutnya  ia  akan  menjadi  berharga   apabila  melalui kebahagian,   ia   bangkit   dari keadaanya yang terjajah oleh sifat (maaf) 'binatang'   menjadi   'bidadari'. Jika tidak, keadaanya akan lebih buruk  dari pada  (maaf)  pecundang-pecundang yang akan musnah dan kembali menjadi debu.





            

  Oleh  karena  itu  sangat  perlu  baginya,  pada waktu   yang   sama  menyadari kelebihanya, sebagai   puncak dari segala sesuatu yang tercipta, untuk belajar mengetahui ketidakmampuanya  pula, karena hal-hal tersebut merupakan kunci untuk mengenal kemampuanya, dirinya yang sejati, terlebih untuk mengenal Allah SWT. Tuhan yang menciptakanya. [ ]




Iklan ada di sini

Komentar

Archive

Formulir Kontak

Kirim