Meng'eja Kapasitas

terinspirasi dari akang alumni, yang juga jamaah nya simbah..

Memantaskan diri dgn memperbaiki kapasitas sendiri tidak lebih utama dari berbuat kebaikan, sedang diatas kebaikan masih ada keindahan sebagai pekerjaan paling utama.

Banyak yg merasa punya kapasitas tapi tidak memperoleh kompensasi sesuai kapasitasnya, karena mereka berhenti hanya pada titik kebenaran kapasitas. Mereka tidak berlanjut pada kebaikan kapasitas diri.

Level Kebaikan Kapasitas diri yang dimiliki juga seringkali hanya bermanfaat untuk segelintir kelompok saja jika tidak dilanjutkan pada penguasaan level Keindahan Kapasitas.

Apa itu Keindahan Kapasitas diri ?
Keindahan kapasitas diri adalah manakala apa saja yang telah Allah anugerahkan, baik via bersusah-susah dalam proses penguasaannya maupun bak mendapat durian runtuh alias tanpa usaha keras kesemuanya kita dedikasikan secara Lillahita'ala/Mardhotillah.

Karena dunia kita terpagari oleh ruang - waktu menjadi sebuah sunnatullah disatu sisi negosiasi dilakukan, dan disisi lain kita memudahkan pihak lain dikarenakan keterbatasannya pula kita memudahkan urusannya. Itulah Ridho Alloh yang kita tuju, yang menjadikan keindahan kapasitas menjadi Rahmat semesta alam.

Dan itu kunci akhir dari perjuangan hidup ini, yaitu Mencapai gelar Tertinggi yang di janjikan oleh Allah SWT berupa "Kemuliaan Kapasitas"

.... yakadu zaituha yudlii'u walaw tamsashunaar , nnurun 'Alannuur .... (QS : An nur : 35),

Artinya :
..."hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis)"....

Wallahua'lam bi shawab. [ ]
Iklan ada di sini

Komentar

Archive

Formulir Kontak

Kirim