Pada nona didepan kaca:
Masihkah nampak kuman diseberang sana?
Sementara gajah dipelupuk mata tak nampak jua
Congkak menengadah menjulang awan
Ibu jari kaki hitam lupa dibersihkan
Belajarlah kembali pepatah lama

Pada nona didepan kaca:
rona menawan pakaian badan
Isi hati busuk bukan kepalang
Sibuk memoles gincu bibir
Lupa sembilu lidah sering menggores luka
Sibuk menampal muka dengan bedak
Lupa senyum pada saudara tak diterap juga
Belajarlah kembali rupa berdandan yang sebenarnya


Pada nona didepan kaca:
Sempit hati turuti laku manusia
Lupa, Allah kasih kita warna berbeda yang tak kalah indah dari manusia lainnya
Sempit hati jadikan manusia ukuran bahagia
Lupa, Allah kasih akal untuk ciptakan sendiri kebahagiaan dalam diri
Belajarlah lagi menyingkap hijab, betapa Allah begitu sayang
Pada nona didepan kaca:
Nona,
Sibuklah kembali menyibak makna
Allah siapkan semesta untuk dipelajari setiap sudutnya
Belajarlah..

©Yanti Qodri
Malang, 12 Januari 2016