Bahagia Ikhlasku
Oleh : Ahmad Roni Irwan
Aku acuh tak acuh bukan berarti mengabaikanmu..
Aku perhatian bukan berarti mengistimewakanmu..
Aku membebaskanmu bukan berarti membiarkanmu..
Aku melepasmu bukan berarti telah merelakanmu..
Aku bodoh bukan berarti aku tak mengertimu..
Aku mengetahui bukan berarti telah memahamimu..
Aku menjauh darimu bukan berarti sudah melupakanmu..
Aku pergi bukan berarti menghindar dan lupa kepadamu..
Kekasih.. Aku pergi menjauh darimu..
Bukan berarti telah kecewa kepadamu..
Bukan berarti tidak sayang kepadamu..
Membiarkanmu dan lupa kepadamu..
Namun, demi bahagianya hidupmu..
Membebaskan semua jalanmu..
Segala arah tujuan hidupmu..
Seluruh jalan bagi hidupmu..
Segenap jalan pilihanmu..
Jalan tujuan hidupmu..
Jalan keputusanmu..
Arah di hidupmu..
Arah tujuanmu..
Sungguh janganlah menyiksa diri dengan cara seperti itu
Sama halnya kau tenggelam di samudera tangis memilukan
Sama halnya kau terombang ambing riak yang meragukan
Sama halnya kau terseret arus derita yang menyesakkan
Sungguh janganlah engkau mengingatku,
karena aku lebih pantas untuk kau lupakan
Sungguh janganlah engkau mempedulikanku,
karena aku lebih pantas untuk kau abaikan
Sungguh janganlah engkau memikirkanku,
karena aku lebih pantas untuk kau hancurkan
Sungguh janganlah engkau mencemaskanku,
karena aku lebih pantas untuk kau tinggalkan
Tinggalkanlah aku, tentu itu buatmu tenang..
Tinggalkanlah aku, tentunya buatmu terang..
Tinggalkanlah aku, pasti akan buatmu riang..
Tinggalkanlah aku, itu membuatmu matang..
Tinggalkanlah aku, itu yang buatmu senang..
Tinggalkanlah aku.. Biarkanlah aku..
Lupakanlah aku.. Abaikanlah aku..
Hapuslah aku.. Kenanglah aku..
~Mencintai dan menyayangi tidak harus memiliki~
Mencintai bukan berarti harus memiliki
Menyayangi bukan berarti harus menemani
Mengasihi bukan berarti harus memberi
Karena rasa ingin memiliki kita kehilangan
Karena rasa telah memiliki kita keberatan
Karena rasa mau memiliki kita kelewatan
Karena semua rasa itu kita hilang kesadaran
Karena semua perasaan itu hilanglah ingatan
Karena semua berprasangkanya kepemilikan
Kita terluka kecewa karena faktor keadaan
Keadaan sering menjadi penyebab perpisahan
Namun bukan berarti harus ada penyesalan
Apalagi menjurus menjelma menjadi kebencian
Berkembang menjadi rasa kekecewaan
Akhirnya berbuah penderitaan
Semuanya adalah ajaran
Semuanya buat pembelajaran
Semuanya ialah bahan dasar pelajaran
Mari kita belajar bebas lepas dari kemelekatan
Iklan ada di sini

Komentar